Sunday, November 26, 2023

Guru Terbaik

"Teacher open the door but you must enter by yourself." 
Pepatah China ini mengajarkan kita; meskipun memiliki guru terbaik sekalipun, kita tetap harus kerjakan sendiri pekerjaan kita untuk mewujudkan semua impian kita. Meskipun tidak semuanya bisa kita lakukan sendiri tetapi usaha untuk mendapatkan bantuan itu sendiri merupakan suatu pekerjaan. Guru hanya mengantarkan kita sampai ke pintu gerbang dan membukakannya, selanjutnya kita harus berjalan sendiri memasukinya. 

Proses pengenalan, pengetahuan dan wawasan masa depan yang ditanamkan, akan menjadi bekal kita untuk menjalani masa depan. Dititk ini mengapa orang berlomba-lomba mencari sekolah dengan guru-guru terbaiknya. "Hasil tidak menghianati proses", demikian orang-orang mempercayainya. Guru membantu membentuk kehidupan kita secara tidak langsung

Ada suatu titik dimana kita harus memutuskan sendiri. Dimana ada rasa takut, khawatir, atau tidak aman sekalipun. Ini adalah normal, kita sebagai manusia. Jangan berhenti, terus berjalan atau bahkan berlari. Salah satu guru saya pernah berpesan, "Sky is the limit." Terus bermimpi dan berusaha untuk meraihnya. Belajar adalah proses sepanjang hidup.

Guru mengajari kita, memberikan instruksi, dan memandu kita, bukan untuk menggantikan. Selanjutnya kita harus memasuki pintu yang telah dibukakanya. Rumi mengatakan, "It's your road, and yours alone. Others may walk with you, but no one can walk it for you." 

Saya memiliki banyak guru, dari sekolah dasar, menengah sampai perguruan tinggi, dan guru-guru kehidupan lain, semuanya adalah guru yang hebat. Namun tak satupun yang bisa menggantikan saya untuk melewati memasuki gerbang, saya harus berjalan sendiri dan dengan menerapkan pelajaran yang telah dipelajari  untuk sampai pada titik ini sekarang. 

Hepi life

#guruterbaik #guru #rumi #chinesepoverb #hariguru

Saturday, November 25, 2023

 Indahnya Mengalihkan


Kita tidak bisa menghadapi kenyataan yang sama dengan situasi kebatinan yang benar-benar berbeda. Pergolakan seperti ini tidak akan membawa kita fokus pada jawaban sebagai solusi inti permasalahan. Jika kita masih menyalahkan atau menuduh segala sesuatu disebabkan dari orang lain atau bisa dibaca dari luar maka kita tidak akan fokus pada merespon atau melepas ketegangan yang ada pada diri kita. Jika kita belajar merespon berbeda, lebih dengan cara menyadarinya dan mencintai. Kita menjauhkan diri kita dari kekacauan, perlawanan dan ketegangan tanpa memperhatikan apa yang lakukan oleh orang lain. 

Tujuannya bukan menjadi buta dengan apa orang lain lakukan dan tanpa peduli apapun karena kita memiliki kemampuan untuk merubah reaksi kita. Ini adalah cara hidup yang tidak disadari karena kita terlalu fokus keluar. 

Tujuan kita adalah tetap menyadari tentang tindakan mana yang tidak baik atau mencintai semuanya tapi memilih untuk meresponya dengan kesadaran penuh bukan dengan menyakiti baik pada diri kita ataupun orang lain. Yang akan terus terbawa menjadi beban di masa depan. Beban masa lalu yang kita ciptakan sendiri. 

Kita tidak akan selalu bisa mengontrol awal reaksi, yang datang pada setiap kondisi kita dan bagaimana pikiran digunakan untuk merespon situasi yang sama. Tetapi kita bisa meresponya berbeda dan tidak dengan tanpa kesadaran. 

Dengan pengertian lebih mendalam, memberikan diri kita pengetahuan bahwa kita bisa mem
beri respon yang benar-benar berbeda pada keadaan yang sama. Hal ini memberi kesempatan untuk mengalihkan fokus kita daripada menuduh orang lain, tetapi kemudian menarik perhatian kita kedalam diri dan melepaskan labirin penderitaan yang datang dari pikiran-pikiran kita sendiri.

Salam Damai

Friday, November 17, 2023

 Cinta Palsu

Sebagian besar hubungan didasarkan pada kerinduan untuk dicintai bukan mencintai. Semakin banyak yang di dapat biasanya tak akan merasa pernak cukup, semakin dalam kerinduan itu tumbuh. Banyak orang memandang pengalaman akan kebutuhan, ketergantungan, kepemilikan, ketidaklengkapan atau kontrol sebagai cinta.

Keinginan akan orang lain dan perasaan intens yang dibangkitkanya merupakan dasar dari banyak hubungan. Tidak sulit untuk melihat bahwa berbagai perasaan ini sesungguhnya tidak didasarkan pada cinta, sebab orang yang terperangkap dalam jaring itu mulai berjuang mendapat kekuasaan, kendali, atau penegasan, begitu cinta berubah menjadi benci dan kemudian penolakan. Bahkan pada saat kita mengira memilikinya, hati kita yang lapar tetap tak terpuaskan.

Banyak orang merasa bahwa mereka telah kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya dan tidak tahu kemana perginya atau bagaimana untuk mendapatkan kembali. Mereka yakin akan menemukannya saat mereka menemukan orang atau hubungan istimewa yang akan mengusir kesepian dan mengisi hati yang kosong. Jeda sejenak tidak akan pernah memberi apa yang benar benar mereka dambakan. Cepat atau lambat mereka akan merasa sendiri lagi. Semakin jauh mereka mencari cinta di luar diri mereka dan semakin mereka mengira telah menemukannya, semakin dalam kesepian tumbuh.

Saat hubungan berakhir, atau jika seseorang mengalami kesulitan dalam mencari atau mempertahankan pasangan cinta, keraguan dan ketakutan mulai timbul.  Pertanyaan dalam diri muncul, seperti; apakah saya pantas dicintai? Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat diri saya lebih dicintai, lebih menarik? Beragam cara akan dilakukan untuk meyakinkan dirinya sendiri dan orang lain bahwa ia adalah orang yang berarti, dicintai, diperhatikan, dan dikagumi, bahwa ia tidak gagal dalam pencarian hal yang paling berharga dalam hidup ini yakni dicintai, cinta palsu.

Salam Damai

-tulisan ini juga sudah juga dimuat di FB: Gusti Ngurah Made-