Wednesday, December 21, 2011

Ibu Yang Selalu Di Hati


Oo.. Bunda ada tak tiada dirimu kan selalu ada di dalam hatiku”

Potongan dari lirik lagu ini serasa sangat tepat sekali untuk menggambarkan arti seorang ibu buat kita. Hidup di zaman yang serba ‘mahal’ -yang selalu dihargai dengan uang- sangat jauh dengan kedamain. Tetapi bila kita mengingat kembali saat berada terbaring dipangkuan ibu dibelai dengan penuh kelembutan dan kasih sayang sambil bercerita hingga kita terlelap dan ketika kita bangun dia telah menyiapkan sarapan buat kita, sungguh saya merasakan kedamain disana dan yang lebih menakjubkan adalah semua itu kita dapatkan gratis alias tak perlu membayar. Saya yakin bahwa pada saat ibu maaf menetei, mengganti popok atau membersihkan ingus kita dia tidak pernah berharap/menghitung biaya sehingga suatu saat nanti anaknya akan membayar semua itu.

Tulusnya kasih sayang ibu tak akan pernah terbayarkan, hanya dengan membahagiakan hatinyalah kita membalasnya. Tidakkah kita memulai dengan meluangkan sedikit waktu di sela-sela kesibukan yang memaksa kita tiap hari untuk selalu bergerak dan berfikir hanya untuk mengucapkan ‘apa kabar ibu’ kepadanya. Pada kesempatan ini ijinkan saya untuk mengucapkan Selamat Hari Ibu, engkau akan selalu dihati.

No comments:

Post a Comment