Dari Pulau Jawa misi tersebut berlayar ke timur dan dari kejauhan terlihatlah sebuah pulau yang merimbun. Setelah mereka mendarat, mereka tidak menemukan rempah-rempah. Hanya sebuah kehidupan dengan kebudayaan yang menurut mereka sangat unik, tidak pernah dijumpai ditempat lain yang dikunjungi selama mereka mengelilingi dunia, alamnya sangat indah dan memiliki daya tarik tersendiri. Pulau ini oleh penduduknya dinamakan
Kemudian pada tahun 1920 mulailah wisatawan dari Eropa datang ke
Dari para wisatawan Eropa yang mengunjungi
Seniman sastra yitu Dr. Gregor Krause adalah seorang orang Jerman yang dikirim ke Wetherisnds East Idies (Indonesia) bertugas di Bali pada tahun 1921 yang ditugaskan untuk membuat tulisan-tulisan dan foto-foto mengenai tata kehidupan masyarakat Bali. Bukunya telah menyear keseluruh dunia yang bersangkutan tinggal di Bangli. Miguel Covarrubias dengan bukunya the Islan of Bali tahun 1930, Mrs. Menc (Ni Ketut Tantri) dengan bukunya Revolt In Paradise, Roelof Goris dengan bukunya Prasasti Bali menetap di Bali tahun 1928, Lovis Conperus (1863-1923) Easwords (Melawat Ke Timur) memuji tentang Bali terutama Kintamani.
Sementara seniman lukis diantaranya: R. Bonet mendirikan museum Ratna Warta, Walter Spies bersama Tjokorde mendirikan yayasan Pita Maha. Di samping dikenal sebagai pelukis ia juga mengarang buku Dance dan Drama in
Dan banyak lagi seniman baik asing maupun Nusantara disamping menetap, mengambil objek baik lukisan maupun tulisa mengenai
Para wisatawan asing yang sudah pernah ke Bali lalu menceritakan pengalaman kunjungannya selama di
Untuk menampung kedatangan wisatawan asing maka pada tahun 1930 didirikanlah hotel yang pertama di Bali yaitu Bali Hotel yang terletak dijantung
Nama Bali makin terkenal setelah pada tahun 1932 rombongan Legong Peliatan melanglang buana ke Eropa dan Amerika atas prakarsa orang-orang asing dan pada tahun berikutnya makin banyak saja seni tari Bali yang diajak melanglang buana ke mancanegara. Selama pementasan selalu pertunjukan tersebut mendapat acungan jempol.
Makin terkenalnya nama Bali di mancanegara, kunjungan wisatawan asing makin banyak datang ke
The
The
The
The Morning of The World oleh Pandit Jawahral Nehru
The Last
dan lain sebagainya.
Kesemarakan pariwisata Bali pernah terhenti karena meletusnya Perang Dunia I tahun 1939 – 1941 dan Perang Dunia II tahun 1942 – 1945 dan dilanjutkan dengan dengan Revolusi
Baru pada tahun 1956 kepariwisataan di
Sumber: Bisnis Bali
No comments:
Post a Comment